DokterSehat.Com– Air kelapa termasuk dalam minuman yang sangat baik bagi kesehatan. Asalkan tidak ditambah dengan gula atau sirup, air kelapa yang kaya akan elektrolit ini bisa membantu mengatasi dehidrasi dan membuat tubuh menjadi kembali segar dan berenergi. Hanya saja, ada sebuah anggapan yang menyebutkan bahwa jika kita terlalu sering atau kebanyakan minum air kelapa, maka risiko untuk terkena diabetes pun meningkat. Apakah anggapan ini benar adanya?
Dilansir dari Daily Mail, British Dietetic Association (BDA) menyarankan kita untuk tidak sembarangan dalam mengonsumsi air kelapa. Meskipun rendah kalori, tinggi kalium, dan kaya akan magnesium, dihasilkan fakta bahwa di setiap 330 ml air kelapa terdapat kandungan gula yang jumlahnya setara dengan 3 sendok teh. Jumlah ini setara dengan separuh dari asupan gula maksimal yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap hari. Hal ini berarti, meskipun air kelapa sangat menyehatkan dan dipercaya bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh, konsumsinya harus dibatasi.
“Memang, kandungan gula di dalam air kelapa adalah gula alami, tapi kita harus berhati-hati saat meminumnya karena jumlah gulanya cukup tinggi. Tak hanya membatasi asupannya setiap hari, kita harus mengecek konsumsi makanan lainnya setelah minum air kelapa karena bisa jadi makanan atau camilan lainnya ini juga kaya akan kandungan gula. Jika kita terlalu sering mengonsumsi gula dalam jumlah banyak setiap hari, risiko diabetes tentu meningkat,” tulis BDA.
Melihat adanya fakta ini, pastikan untuk tidak mengonsumsi air kelapa dengan berlebihan dan tidak meminumnya bersama dengan makanan atau minuman kaya gula lainnya demi mencegah diabetes.
0 comments:
Post a Comment