DokterSehat.Com– Apa itu pap smear? Pap smear adalah pemeriksaan mikroskopis sel yang diambil dari serviks uterus (leher rahim). Pap adalah versi singkat dari nama dokter yang mengembangkan tes skrining ini. Kanker serviks adalah penyebab paling banyak keempat dari kematian terkait kanker di kalangan wanita di seluruh dunia. Cara terbaik untuk mendeteksi kanker serviks adalah dengan melakukan tes Papanicolaou biasa, atau Pap smear. Demikian pengertian Pap smear.
Pap smear adalah pemeriksaan yang dapat mendeteksi infeksi virus tertentu seperti human papillomavirus (HPV), yang diketahui menyebabkan kanker serviks. Pengobatan dini perubahan lesi pra kanker yang terdeteksi pada Pap smear dapat menghentikan kanker serviks sebelum berkembang sepenuhnya. Seorang wanita dapat memiliki kanker serviks dan tidak mengetahuinya karena dia mungkin tidak memiliki gejala apapun.
Kejadian kanker dan kematian akibat kanker serviks telah menurun secara signifikan selama bertahun-tahun karena pencegahan, skrining, dan deteksi dini oleh Pap smear. Hasil pemeriksaan Pap smear yang paling abnormal menunjukkan stadium awal penyakit dan perlu observasi oleh dokter.
Faktor risiko kanker serviks termasuk kondisi yang meningkatkan kemungkinan terinfeksi HPV serta faktor lainnya, termasuk yang berikut ini:
- Memiliki beberapa pasangan seksual (atau pasangan seksual memiliki banyak pasangan)
- Memulai hubungan seksual sejak usia dini
- Sistem kekebalan tubuh melemah
- Ada riwayat kanker sebelumnya dari saluran genital bawah
- Merokok.
Rekomendasi baru diterbitkan pada Maret 2012 oleh US Preventive Service Task, dengan kesepakatan oleh American Cancer Society (rincian dijelaskan lebih lanjut dalam artikel ini). Secara singkat, skrining kanker serviks sekarang direkomendasikan setiap 3 tahun dimulai pada usia 21 tahun di Amerika Serikat, sedangkan di Indonesia, skrining Pap smear menjadi program tahunan gratis dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Skrining dapat dilakukan setiap 5 tahun untuk wanita di atas usia 30 jika tes Pap smear dan HPV dilakukan.
Biaya Pap smear di Indonesia bervariasi tergantung rumah sakit yang menyelenggarakan, dari kisaran antara Rp 200.000 hingga Rp 1 Juta.

Gambar 1. Posisi tidur wanita ketika hendak menjalani pemeriksaan Pap smear

Gambar 2. Dokter mengambil jaringan dari serviks


0 comments:
Post a Comment