Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, media penyimpanan data pun ikut terus bermetamorfosis semakin baik. Jaman dulu mungkin kalian mengenal yang namanya disket atau floopy disk. Dua benda tersebut mempunyai kapasita yang sangat kecil kalau dibandingkan dengan media penyimpanan jaman sekarang. Namun usang kelamaan muncul media storage gres misalnya saja flashdisk dan hard disk. Kedua benda ini sangatlah dekat dengan dunia teknologi dikala ini.
Namun dibandingkan dengan hard disk, flash disk mempunyai satu kelebihan yaitu ia bersifat portable dan gampang dibawa kemana-mana. Walaupun kini ini juga sudah ada yang namanya hard disk ekternal, namun ia sanggup dibilang mempunyai fisik yang tidak mengecewakan besar sehingga cukup ribet untuk dibawa berpergian. Disinilah tugas flashdisk sebagai media penyimpanan terbaik dan terpopuler sangat sulit untuk digeser. Apalagi dari hari ke hari, teknologi menjadi semakin canggih sehingga kapasitas flashdisk pun terus bertambah.
Namun dengan segala kelebihannya, flashdisk masihlah mempunyai beberapa kekurangan. Sifatnya yang portable memang memudahkan, namun hal tersebut juga sanggup menjadi bumerang bagi kita. Karena portable, ia sanggup dipakai serta dipindah-pindahkan ke banyak sekali perangkat, akan tetapi itu sanggup menjadikan dilema lainnya. Tentu ketika disambungkan ke banyak sekali komputer atau laptop yang berbeda, tidak ada jaminan perangkat tersebut kondusif dari virus kan? Nah disinilah sifat portable dari sebuah flashdisk mempunyai kelemahan lantaran sanggup dimasuki oleh virus akhir disambungkan ke perangkat yang telah terinfeksi.
Selain itu yang namanya perangkat elektronik pastilah mempunyai umur, dalam hal ini mustahil ia akan bertahan selama-lamanya. Sebaik apapun kita menjaga serta merawat sebuah flashdisk, kalau memang sudah mencapai batasnya maka ia akan tetap rusak. Nah tanda-tanda paling umum yang sering dialami oleh flashdisk yakni ketika dihubungkan ke laptop atau komputer muncul peringatan minta diformat. Apabila banyak data penting di dalamnya, maka hal ini sanggup menjadi dilema serius.
Tips dan Solusi Memperbaiki Flashdisk Corrupt Tidak Bisa Diformat
Kejadian ibarat ini sangat sering ditemui oleh para pemilik flashdisk dimana tiba-tiba ia meminta pembatalan data. Namun jangan pribadi panik, sebetulnya error flashdisk minta diformat terus menerus ini sanggup disebabkan oleh beberapa hal. Ketika dicolokan ke PC namun ia mengeluarkan notif pemformatan, tidak berarti flashdisk yang kalian miliki itu rusak. Kadang kala kalau beruntung kalian sanggup memperbaikinya tanpa harus kehilangan data-data yang ada didalamnya. Berikut ini Mastekno akan menawarkan beberapa tips dan panduan yang sanggup kalian coba untuk mengatasi flashdisk yang error dan corrupt.
#1. Cek Port USB Pada Perangkat Kalian
Cara pertama yakni dengan melaksanakan pengecekan terhadap port USB laptop atau PC kalian. Sebelum kita memvonis bahwa flashdisk error, terlebih dahulu kita harus memastikan bahwa yang rusak bukanlah port USB nya. Kadang kala flashdisk yang sehat ketika dicolokan ke port yang rusak, maka ia juga tidak akan bekerja dengan baik. Cobalah untuk menyambungkan flashdisk ke perangkat lain dan lihat apakah ia masih minta diformat secara terus menerus.
#2. Coba Lakukan Low Level Format
Tips selanjutnya yang sanggup kalian coba yakni dengan melaksanakan low level format. Kadang kala cara ini cukup efektif untuk mengatasi flashdisk minta format terus. Untuk tutorialnya silahkan kalian ikuti panduan berikt ini :
- Pertama sambungkan flashdisk kemudian kalian buka Run dengan kombinasi tombol Windows + R, selanjutnya ketikan msc lalu OK.

- Setelah itu kalian pilih pada potongan storage kemudian klik kanan flashdisk dan pilih format.

- Selanjutnya ikuti petunjuk yang ada dan tunggu hingga proses pemformatan selesai.
#3. Lakukan Format dan Repair Dengan CMD
Command Prompt yakni salah satu fitur paling serbaguna di Windows. Kita juga sanggup menggunakannya untuk memformat media flashdisk yang error. Caranya sangatlah mudah, pertama kalian buka CMD kemudian ketikan format [directory flashdisk] lalu tekan enter. Ganti [directory flashdisk] dengan daerah kalian menancapkan flashdisk. Misal saja ia terhubung pada drive F: maka kesannya begini format F:
Selain cara diatas kalian sanggup memakai fitur repair yang juga sanggup dilakukan lewat CMD. Ikuti tutorial berikut ini, buka CMD kemudian ketikan chkdsk [directory flashdisk] /R. Nah misal saja ia terdapat pada drive F: ibarat cara pertama, maka jadi begini chkdsk :F /R kemudian tekan enter. Silahkan tunggu hingga proses repair simpulan dan cek apakah flashdisk sudah sanggup dipakai ibarat semula.

Demikian cara memperbaiki flashdisk yang minta diformat terus-menerus ketika disambungkan ke laptop dan PC. Semoga tips dan tutorial diatas sanggup membantu kalian untuk mengatasi flashdisk error tidak sanggup diformat tanpa harus kehilangan data dan file di dalamnya. Untuk pertanyaan lebih lanjut, silahkan kalian mampir ke kolom komentar.
Sumber https://timeslib.com/

0 comments:
Post a Comment