Home » » 7 Penyebab Perdarahan di Anus saat BAB

7 Penyebab Perdarahan di Anus saat BAB

Posted by Flash Droid Pedia on Sunday, September 23, 2018

DokterSehat.Com – Perdarahan yang muncul saat buang air besar (BAB) atau saat tidak sedang ke kamar kecil bisa terjadi karena banyak hal. Warna dari darah juga menandakan organ mana saja yang terdampak. Ada organ paling bawah seperti anus atau rectum hingga organ di saluran pencernaan seperti usus halus atau usus besar.

Perdarahan yang terjadi tidak boleh dibiarkan begitu saja. Kalau sampai dibiarkan, efek buruk bisa saja terjadi. Beberapa perdarahan di anus juga merupakan tanda penyakit yang cukup ganas. Berikut beberapa kondisi yang menyebabkan perdarahan di area anus yang dialami oleh pria atau wanita.

  1. Wasir

Wasir adalah inflamasi atau peradangan di pembuluh darah yang ada di anus. Kondisi ini cukup umum terjadi di masyarakat baik pria atau pun wanita. Wasir bisa muncul dalam bentuk bisul kecil yang kadang menyebabkan perdarahan hebat saat feses keluar atau saat penderita membersihkannya.

Kondisi wasir ini bisa muncul karena banyak sebab. Yang paling sering adalah kehamilan. Selanjutnya sembelit akut, diare akut, kurangnya asupan serat dalam diet, dan obesitas yang membuat tekanan di area anus semakin kuat.

  1. Fistula

Fistula adalah semacam saluran yang menghubungkan dua organ atau lebih. Saluran ini menyebabkan gangguan pada pembuluh darah dan menyebabkan beberapa darah keluar di area anus. Kondisi fistula ini juga terjadi di vagina dan menyebabkan suara-suara aneh yang mirip sekali dengan kentut saat seks.

  1. Robek anus

Robek pada anus bisa terjadi karena banyak hal. Pertama sembelit yang cukup sering dan feses yang keluar terlalu keras. Selanjutnya kecapaian dan aktivitas seks anal yang terlalu kasar juga menyebabkan robek dan akhirnya terjadi perdarahan sementara dan meninggalkan luka.

  1. Diverticulitis

Kondisi ini menyebabkan anus memiliki kantong-kantong kecil yang di dalamnya berisi darah. Kondisi bisa terjadi pada siapa saja dan umum di masyarakat. Kantung ini sering pecah dan menyebabkan perdarahan. Biasanya perdarahan akan hilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.

Pada kondisi tertentu, diverticulitis juga menyebabkan infeksi yang besar. Kalau sudah ada pada tahap ini pembedahan atau penggunaan obat harus dilakukan akan memberikan dampak yang besar.

  1. Proktitis

Proktitis adalah inflamasi yang cukup parah dan terjadi di anus. Inflamasi ini menyebabkan perdarahan yang cukup hebat. Penyebab dari kondisi ini adalah aktivitas seks anal, penggunaan obat tertentu, infeksi, dan penurunan aliran darah di area anus.

  1. Penyakit seks menular

Beberapa penyakit menular seksual mudah sekali masuk melalui aktivitas anal seks yang tidak sehat. Seks yang dilakukan tanpa kondom ini berisiko tularkan penyakit dengan cepat. Bakteri atau virus bisa masuk dan akhirnya menyebabkan inflamasi yang cukup parah.

Kalai inflamasi sudah terjadi, perdarahan akan sering terjadi saat buang air besar. Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan antibiotik atau antiviral yang dianjurkan oleh dokter.

  1. Kanker anus

Kanker yang muncul di anus akan menimbulkan rasa panas dan tidak nyaman yang berkepanjangan. Rasa tidak nyaman ini akan berkembang dengan intens dan akhirnya menyebabkan perdarahan yang cukup banyak. Setidaknya, sekitar 48 persen pasien dengan kanker anus mengalami perdarahan.

Kanker anus sedikit berbeda dengan kanker kebanyakan yang bisa mengenai organ tubuh. Kanker ini tidak memiliki pertumbuhan yang terlalu cepat. Kalau kanker segera diketahui, penanganan bisa berjalan dengan lebih cepat dan total.

Inilah tujuh penyebab perdarahan yang terjadi saat buang air besar. Kalau Anda mengalami kondisi ini, segera lakukan pemeriksaan, ya.


0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Blog Archive

.comment-content a {display: none;}