Home » » Apa Itu Trypophobia?

Apa Itu Trypophobia?

Posted by Flash Droid Pedia on Thursday, August 30, 2018

trypophobia-doktersehat

DokterSehat.com – Fobia atau ketakutan acapkali memang kelihatan aneh bahkan tak beralasan. Meskipun demikian, ketakutan terhadap laba-laba, kegelapan, dan ketinggian saat ini telah dianggap sebagai hal yang wajar.

Meski terdengar berlebihan, fobia semacam ini mempunyai penyebab tertentu. Seperti gigitan yang menyakitkan, sengatan berbisa, kejatuhan yang bersifat fatal, dan penyergapan. Untuk alasan tersebut, fobia terlihat wajar, meskipun objek pada waktu itu tidak memunculkan ancaman.

Ternyata ada jenis ketakutan yang lebih aneh dari sekadar fobia ketinggian dan kegelapan, yaitu ketakutan pada lubang, atau sekelompok lubang. Jenis ketakutan yang dikenal dengan istilah trypophobia

Baca juga: Mengenal Tokophobia, Ketakutan Akan Kehamilan dan Melahirkan

Trypophobia adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami ketakutan atau keengganan terhadap kelompok-kelompok lubang kecil. Kondisi ini dipicu ketika seseorang melihat pola lubang kecil yang bergerombol, membawa gejala, seperti rasa takut, jijik, dan kecemasan.

Trypophobia ini memang belum dikenal secara luas dalam DSM-V (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders). Terlepas dari belum dikenalnya trypophobia secara formal, namun para psikolog dan ilmuwan telah mengakui eksitensi dari jenis fobia tersebut.

Dalam beberapa kasus, ketakutan memang meliputi benda buatan dan alami. Misalnya pada polong biji lotus, sarang lebah, struktur karang, dan kue crumpets. Ketakutan pada sekelompok lubang ini dapat menyebabkan kepanika, migrain, berkeringat, bahkan serangan jantung.

Diagnosis terhadap trypophobia ini bisa dilakukan dengan mudah pada diri sendiri. Psikolog, Geoff Cole, memimpin sebuah penelitian untuk mengetahui evolusi dasar dari rasa takut pada manusia. Hasilnya, ketakutan bersifat luas dan mendominasi. Selain itu ketakutan juga berkaitan dengan ancaman dari zaman kuno.

Lebih lanjut Geoff Cole memaparkan bahwa, semua orang mempunyai kecenderungan mengidap trypophobia, meski tidak disadari. Hal ini disebakan kecenderungan untuk menghindari sesuatu yang dirasa membahayakan diri.

Baca ujuga: Gephyrophobia, Rasa Takut Saat Menyeberang Jembatan

Menurut para pakar, ketakutan pada sekelompok lubang bersumber dari sekelompok kecil atau organisme atau makhluk beracun. Walaupun jenisnya beraneka ragam, makhluk yang jadi sumber rasa takut pada umumnya mempunyai tampilan unik yang memiliki ciri pola spasial berulang-ulang. Contohya gurita cincin biru dengan pola totol pada tubuh yang dapat merangsang timbulnya trypophobia.

Dari logika tersebut, dapat dikatakan bahwa ketakutan terhadap sekelompok lubang yang tidak teratur bisa jadi sama dengan ketakutan pada benda yang merangkak. Alhasil, sarang tawon dan buah delima pun dapat dianggap menyebabkan rasa takut serta dianggap sebagai ancaman.

Apa Penyebab Trypophobia?

Orang-orang yang mengalami gejala trypophobia biasanya dipicu oleh gambar-gambar tertentu dari kelompok-kelompok kecil, lubang tidak beraturan, seperti:

  • Spons
  • Gelembung sabun
  • Karang laut
  • Spons laut
  • Sarang madu
  • Kondensasi air
  • Sarang lebah
  • Kacang polong
  • Stroberi
  • Buah delima
  • Gelembung
  • Kelompok mata seperti yang ditemukan pada serangga.

Gejala Trypophobia 

Orang-orang dengan trypophobia mungkin mengalami gejala-gejala seperti berikut ini:

Perasaan jijik, takut, atau tidak nyaman

  • Merinding
  • Kulit gatal
  • Geli
  • Berkeringat
  • Mual
  • Serangan panik

Kenapa Trypophobia Bisa Terjadi?

Studi 2017 menunjukkan bahwa trypophobia adalah tanggapan evolusi untuk mengingatkan seseorang akan keberadaan parasit atau penyakit menular lainnya.

Para peneliti menjelaskan bahwa berdasarkan temuannya, mereka yang terkena dampak oleh trypophobia mungkin memiliki persepsi bahwa gambar-gambar cluster ini adalah isyarat ektoparasit (parasit, seperti kutu, yang hidup di luar inang) dan patogen yang ditularkan melalui kulit (tetesan yang disebarkan oleh batuk atau bersin).

Baca juga: Panjang Banget! Apa Itu Hippopotomonstrosesquippedaliophobia?

Sebuah studi China mengevaluasi apakah gejala trypophobia pada anak-anak prasekolah dan ketidaknyamanan mereka didasarkan pada ciri-ciri rangsangan visual secara khusus, atau sebagai ketakutan bawah sadar dari hewan berbisa.

Sementara para peneliti mencatat bahwa anak-anak mengalami ketidaknyamanan ketika disajikan dengan beberapa rangsangan trypophobia, mereka berteori bahwa ketidaknyamanan mereka tidak terkait dengan asosiasi bawah sadar dengan hewan berbisa tetapi, pada kenyataannya, karena karakteristik dari pola klaster itu sendiri.

Itu dia penjelasan tentang trypophobia! Apa Anda juga punya phobia, Teman Sehat?


0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Blog Archive

.comment-content a {display: none;}