DokterSehat.Com– Saat hamil, banyak terjadi perubahan dalam tubuh wanita. Selain perubahan hormon dan bentuk tubuh, suara para ibu hamil pun juga bisa berubah. Mengapa demikian?
Perubahan suara saat hamil
Kehamilan merupakan peristiwa besar bagi seorang wanita. Banyak perubahan tak terduga yang bisa dialami oleh ibu hamil mulai dari kulit yang berubah menjadi lebih bersinar atau kusam, kulit yang tiba-tiba lebih kering dan gatal, serta banyak lagi perubahan lainnya.
Salah satu perubahan yang mungkin jarang disadari adalah perubahan suara. Beberapa ibu hamil mengaku suaranya berubah menjadi lebih berat selama kehamilan. Umumnya hal ini terjadi pada kehamilan semester akhir.
Bagi Anda yang mengalami perubahan suara saat hamil, hal ini merupakan hal yang wajar. Perubahan ini diduga terjadi akibat peningkatan hormon progesterin dan estrogen yang ikut memengaruhi pita suara. Selain itu perubahan ini juga bisa disebabkan oleh peningkatan cairan tubuh selama hamil.
Pada tubuh wanita hamil, volume darah ikut meningkat hingga 50% dan cairan tubuh ikut meningkat pesat. Kenaikan cairan ini dapat menyebabkan lendir di sekitar pita suara ikut meningkat sehingga menyebabkan pita suara bergetar lebih lambat dari sebelumnya. Hasilnya, suara ibu hamil akan terdengar lebih berat dari biasanya.
Selain itu, suara yang lebih berat juga bisa disebabkan oleh kesulitan bernapas selama kehamilan. Janin yang berukuran semakin besar setiap harinya dapat mendorong diafragma dan setiap organ lain ke atas. Hal ni menyebabkan kapasitas paru-paru menurun dan npas semakin terengah-engah.
Perubahan suara yang perlu diwaspadai
Meskipun termasuk normal, namun Anda perlu waspada jika perubahan suara ini terjadi secara mendadak setelah Anda bersin atau batuk, lalu membuat Anda kesakitan saat bicara dan bernyanyi. Selain itu Anda juga perlu waspada jika perubahan suara sangat signifikan hingga Anda tidak mengenali suara Anda sendiri.


0 comments:
Post a Comment