DokterSehat.Com– Minuman apa yang kerap Anda konsumsi saat sahur? Kerap dianggap sepele, padahal minuman saat sahur bisa jadi salah satu pendukung asupan gizi yang baik selama puasa , lho.
Sayangnya, yang terjadi kebanyakan adalah pemilihan minuman saat sahur yang kurang tepat, karena nyatanya ada cukup banyak minuman yang jika diminum saat sahur justru membuat tubuh menjadi lemas seharian. Apa sajakah minuman tersebut?
Pentingnya memilih minuman yang tepat saat sahur
Minuman yang tepat bisa mendukung asupan energi, vitamin, mineral, cairan dan elektrolit dalam tubuh.
Sebaliknya, minuman yang kurang tepat dipilih saat sahur lazimnya memiliki kandungan atau zat yang bisa mengganggu kondisi tubuh, baik metabolisme atau kondisi kesehatan secara umum.
Jika terjadi, hal ini tentu bisa membuat tubuh menjadi lemas, baik karena tidak terhidrasi dengan baik, adanya gangguan pencernaan maupun rasa tidak nyaman pada tubuh.
Minuman yang harus dihindari saat sahur
Untuk menghindari hal tersebut terjadi selama puasa, hindari mengonsumsi minuman di bawah ini saat sahur, yaitu:
1.Jus, atau minuman dengan perasan, dari buah yang asam
Anda tentu sering mendengar bahwa salah satu minuman yang baik dikonsumsi saat sahur adalah jus buah ya. Akan tetapi bukan sembarang buah bisa dipilih untuk minum saat sahur, lho.
Ya, buah yang rasanya asam seperti buah jeruk, lemon, kiwi atau stroberi yang asam, minuman dengan tambahan perasan lemon atau jeruk nipis, tidak cocok dipilih sebagai minuman saat sahur, mengapa?
Buah yang asam memiliki sifat yang asam pula dalam tubuh, hal ini dikhawatirkan akan mengganggu produksi asam lambung, baik saat sebelum makan utama ketika sahur maupun ketika setelah sahur. Produksi asam lambung yang meningkat berisiko mengiritasi pencernaan, menyebabkan maag hingga membuat tubuh merasa tidak nyaman.
Buatlah jus dari buah yang manis dan memiliki banyak cairan, melon, pepaya atau tomat bisa jadi pilihan baik yang sama-sama tinggi vitamin C.
2.Minuman berkafein, yaitu kopi, minuman berenergi dan minuman cokelat
Anda tentu sering mendengar bahwa minuman berkafein tidak dianjurkan untuk dikonsumsi selama puasa, namun perhatikan bahwa kandungan kafein tidak hanya ada pada kopi saja ya.
Kandungan kafein pada minuman berenergi, serta minuman cokelat, utamanya dari kokoa asli, tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur.
Hal ini disebabkan karena asupan kafein akan mengganggu pola tidur, sehingga risiko tubuh kurang istirahat akan meningkat. Selain itu, asupan kafein juga telah terbukti memiliki kaitan dengan peningkatan tekanan darah.
Jika diminum saat sahur, risiko tekanan darah menjadi tinggi saat puasa akan besar dan tubuh bisa jadi merasa tidak nyaman karena adanya gejala pusing atau jantung berdebar.
Minum kopi saat sahur boleh dilakukan asal dengan memperhatikan berbagai hal dengan cermat.
3.Minuman manis, utamanya berbagai minuman manis kemasan dan minuman bersoda
Jika Anda beranggapan bahwa mengonsumsi minuman manis kemasan saat sahur akan membuat tubuh lebih berenergi, maka kini buang jauh-jauh anggapan tersebut.
Minuman dengan pemanis buatan sangat tidak dianjurkan saat sahur karena hanya memberikan “rasa kenyang sesaat” setelah mengonsumsinya.
Hal ini dipicu kandungan gula pada minuman manis buatan yang mudah diserap dan meningkatkan kadar gula darah serta dengan cepat pula menurunkan kadar gula darah. Hal ini membuat kita cenderung mudah lapar dan lemas selama puasa karena hanya sesaat merasakan kenyang.
Minuman manis yang dianjurkan saat sahur adalah minuman manis dari gula alami, misalnya dari sari buah atau sari kurma.
Nah, itu dia 3 jenis minuman yang harus kita hindari saat sahur. Anda harus cermat memilih minuman yang baik saat sahur agar puasa tetap fit dan tubuh tetap bugar seharian.




0 comments:
Post a Comment